Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham merinci hasil rapat pleno. Idrus berbicara dalam konferensi pers menggantikan Novanto yang mendadak meninggalkan kantor DPP Golkar, Palmerah, Jakarta Barat, usai rapat.
"Pertama adalah pernyataan yang disampaikan Ketua Umum bahwa mulai pada hari ini ketua umum bung Setya Novanto kembali aktif memimpin partai ini," kata Idrus, Rabu (11/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Revitalisasi, kata dia, menghasilkan pergeseran dan penambahan kepengurusan yang sebelumnya berjumlah 279, bertambah menjadi 301 orang pengurus.
Eko merupakan pengganti dari Yorrys Raweyai yang menduduki jabatan itu sebelumnya.
Di samping itu, Idrus menyampaikan pembentukan Badan Penelitian dan Pengembangan Golkar dan menugaskan Komisaris Jenderal (Purn) Anang Iskandar sebagai ketua.
Anang adalah mantan Kepala Badan Narkotika Nasional dan Kepala Badan Reserse dan Kriminal Polri. Selain itu Anang juga pernah menjabat sebagai Kepala Divisi Humas Polri dan Gubernur Akademi Kepolisian.
"Sekaligus diberikan tugas berkoordinasi bersama dengan sekjen dan ketua korbid kepartaian dan korbid kajian, mengambil langkah-langkah pembentukan badan litbang Golkar sekaligus melengkapi komposisi kepengurusannya," ujar Idrus.
Rapat tersebut, kata dia, juga membahas pengambilan keputusan tentang rangkaian kegiatan HUT Golkar ke-53 yang acara puncaknya dilaksanakan di kota Makassar dan kesepakatan tentang tim rekrutmen calon legislatif.
"Tadi Ketua Umum sudah menyampaikan bahwa mulai hari ini berlaku secara efektif hasil revitalisasi yang dilakukan oleh ketua umum sebagai pelaksanaan dari tugas dan mandat yang diberikan oleh Rapimnas kedua di Balikpapan. Demikian," kata Idrus.
Namun dari sejumlah aspek itu tidak dijelaskan secara gamblang soal alasan pergantian Yorrys.
"Dalam tata kerja kami, seseorang yang dalam tiga bulan beturut-turut tidak aktif otomatis diganti," ujar Freddy.
Selain itu, apabila seseorang sudah pindah partai, dan apabila seseorang yang sudah kena teguran kemudian mengulangi perbuatannya.
"Seseorang bisa direposisi, dipindahkan dari tempat satu ke tempat lain. Dari poin ini silakan anda menilai. Itu kriteria yang digunakan ketua umum untuk revitalisasi yang diamanatkan oleh Rapimnas," ujarnya.
[Gambas:Video CNN]