"Kalau pelaku penyerangan terhadap penyidik KPK ataupun terhadap pihak-pihak lain yang melakukan pemberantasan korupsi belum ditemukan, tentu saja ini menjadi ancaman bagi kita semua bukan hanya Novel," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (12/10).
Untuk itu, kata Febri, pihak kepolisian harus bisa menangkap pelaku penyerangan agar ada jaminan keamanan terhadap mereka yang mendukung pemberantasan korupsi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KPK menggandeng Polri dalam mengamankan pegawai lain, namun Febri tidak menjelaskan lebih jauh mekanisme pengamanan tersebut.
Insiden penyiraman air keras itu terjadi pada 11 April. Novel Baswedan bakal menjalani operasi kedua untuk mata kirinya.
Novel juga menyampaikan kekecewaannya lewat video call pada Rabu (11/10).
Penyidik senior lembaga antirasuah itu mengaku belum menerima informasi terbaru dari pengusutan yang sudah memasuki bulan keenam tersebut.
Meski demikian Novel tetap berpesan kepada semua pihak yang bergelut dalam pemberantasan korupsi tetap semangat dan berani.
Lihat juga:Novel Akan Jalani Operasi Mata Kedua |
Novel Baswedan dikabarkan bisa segera kembali bekerja di KPK pada November mendatang.
[Gambas:Video CNN]