Anies Minta Pendukung Tak Bawa Atribut saat Pelantikan

Bimo Wiwoho , CNN Indonesia | Jumat, 13/10/2017 16:31 WIB
Anies Minta Pendukung Tak Bawa Atribut saat Pelantikan Anies Baswedan mengimbau kepada masyarakat terutama para pendukungnya tidak membawa spanduk dan atribut lain saat penyambutan dirinya sebagai Gubernur DKI Jakarta. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan mengimbau kepada masyarakat terutama para pendukungnya tidak membawa poster, spanduk, dan atribut lain saat acara pelantikan dirinya Senin mendatang (16/10).

Anies sendiri merasa tak keberatan andai masyarakat berantusias menyaksikan pelantikan dirinya di Istana Negara, maupun penyambutan sebagai gubernur di Balai Kota.
"Kami mengharapkan datang tanpa perlu membawa umbul-umbul, poster, spanduk. Kampanye sudah selesai," kata Anies usai menerima hasil kerja Tim Sinkronisasi di bilangan Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat (13/10).

Menurut Anies, saat ini bukan lagi waktu yang tepat untuk berselebrasi. Jauh lebih baik apabila masyarakat berdoa agar ia dan wakilnya, Sandiaga Uno dapat menjalankan tugas secara optimal.

Anies dan Sandiaga, sebagai pasangan kepala daerah terpilih, bakal menjalani proses pelantikan sebagai Gubernur-Wakil Gubernur di Istana Negara pada Senin (16/10) pukul 16.00 WIB. Setelah proses pelantikan yang dilakukan Presiden Joko Widodo itu, Anies-Sandi lalu mengikuti serah terima jabatan di Balai Agung Balai Kota sekitar pukul 18.00 WIB.

Setelah rehat sebentar, Anies dan Sandi akan menghadiri Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta sekitar pukul 19.00 WIB.

"Pesta rakyat juga di sekitar balai kota," ujar Anies.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Terpilih, Sandiaga Uno mengatakan bakal mengikuti segala prosesi pelantikan. Sandiaga mengatakan prosesi tersebut bermanfaat bagi dirinya untuk menyapa masyarakat yang akan dipimpinnnya.

"Ini akan menjadi fokus kita kalau kita adalah bagian dari masyarakat," ucap Sandi.

Anies Baswedan dan Sandiaga Uno memenangkan pemilihan kepala daerah Jakarta sesuai dengan keputusan Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta. Mereka unggul atas pasangan petahana yaitu Basuki Tjahaja Purnama- Djarot Syaiful Hidayat di Pilkada putaran kedua. Pada putaran pertama, selain dengan Ahok-Djarot, Anies-Sandi juga bersaing dengan pasangan calon kepala daerah Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni.