“Kalimatnya setiap pemerintah harus mendekati kemauan rakyat. Inilah sepatutnya dan harus menjadi dasar untuk memerintah. Pemerintah yang tidak memedulikan atau menghargakan kemauan rakyat sudah tidak bisa mengambil aturan yang sesuai dengan perasaan rakyat,” ujarnya.
Hal itu disampaikan Anies saat menyampaikan pidato politik, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (16/10). Ia menjelaskan, kalimat itu terpatri di patung Muhammad Husni Thamrin yang berdiri tegak di kawasan Monas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kita ingin lakukan, ketiganya, membawa gagasan, membawa kata-kata dan membawa kerja. Jadikan sebagai suatu rangkaian ketegasan, kata, kerja,” ucapnya.
“Mari kita berikhtiar memajukan Jakarta di setiap jengkalnya, yang bahagia setiap insan di dalamnya. semoga Allah SWT membantu ikhtiar kita,” kata Anies.