"Saya kira tidak akan lama, mungkin akhir bulan Oktober atau awal November sudah diputuskan," kata Ketua DPP Partai Golkar Yahya Zaini di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Rabu (18/10).
Pada awal Oktober ini, Partai Golkar melalui rapat pleno pembahasan pilkada merekomendasikan Dedi untuk maju sebagai bakal calon gubernur atau wakil gubernur Jawa Barat. Namun, rekomendasi itu diikuti syarat agar Dedi mencari koalisi partai dan juga pasangannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bukan belum pasti, tapi belum final. Kami harus menurunkan survei dan baru akan diputuskan," katanya.
"Karena kita ingin mencari yang terbaik dan tentu sikap dasar Partai Golkar mengutamakan kadernya sendiri. Tetapi kita juga ingin menang," kata Yahya.
Sebelumnya, Dedi Mulyadi membuka peluang merapat ke koalisi Poros Baru sebagai kendaraannya maju dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat (Pilgub Jabar) 2018.
Poros Baru tersebut merupakan koalisi Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Sampai saat ini Dedi belum ditetapkan sebagai bakal calon gubernur Jabar oleh salah satu partai mau pun koalisi partai. Nama Dedi digadang maju dalam Pilgub Jabar 2018.