Gabungan Ormas Batal Unjuk Rasa Tutup Alexis Hari Ini

Gloria Safira Taylor , CNN Indonesia | Kamis, 19/10/2017 08:46 WIB
Gabungan Ormas Batal Unjuk Rasa Tutup Alexis Hari Ini Ketua Formaju mengaku sejumlah ormas dalam forum tersebut belum memastikan waktu unjuk rasa lagi, dan menunggu respon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan atas janji kampanye menutup Alexis. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) yang tergabung dalam Forum Masyarakat Jakarta Utara (Formaju) memutuskan menunda aksi unjuk rasa di depan Hotel Alexis, Pademangan, Jakarta Utara.

Ketua Formaju Muhammad Yusuf mengatakan keputusan menunda aksi unjuk rasa itu setelah dilakukan rapat internal yang juga dihadiri Kapolres Jakarta Utara Komisaris Besar Dwiyono, Rabu (18/10) malam.

"Setelah kami melakukan rapat yang dihadiri oleh Pak Kapolres juga, kami sepakat untuk menunda aksi unjuk rasa di depan Alexis hari ini," ucapnya saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (19/10).

Awalnya aksi tersebut direncanakan akan dilakukan hari ini dan diikuti sekitar 60 ormas. Formaju pun mengklaim aksi akan diikuti 1000 orang.


Menutup Alexis itu kan kecil masa tidak bisa. Kalijodo yang besar saja bisa ditutup, ini hanya Alexis.Muhammad Yusuf
Tuntutan aksi itu 'Tutup Hotel Alexis Sarang Prostitusi'. Mereka juga semula berencana untuk secara simbolis menyegel tempat hiburan malam tersebut. Mobil dengan sistem pengeras suara dan spanduk tuntutan pun sudah disiapkan.

Kini, setelah diputuskan ditunda, Yusuf mengatakan pihaknya belum dapat memastikan waktu berikutnya untuk melakukan unjuk rasa dengan tuntutan menutup Alexis.

"Belum tahu kami. Ada yang bilang ingin bulan depan, tiga bulan lagi, ada juga yang ingin besok. Masih kami rundingkan," ujar Yusuf.

Yusuf mengatakan alasan pihaknya menunda aksi yang sejatinya digelar hari ini adalah untuk menjaga keamanan dan ketertiban di sekitar wilayah hotel itu.

Selain itu, pihaknya juga telah menyampaikan pesan kepada orang terdekat Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Pesan itu, katanya, untuk mengingatkan Anies soal janji yang pernah dilontarkan saat kampanye untuk menutup Alexis.

Atas pesan tersebut, diakui Yusuf, belum ada respon dari Anies.


Sebelumnya, Yusuf mengatakan Formaju sudah melakukan aksi menuntut penutupan Alexis pada Minggu (15/10). Aksi yang diikuti sekitar 90 orang tersebut berakhir ricuh.

"Menutup Alexis itu kan kecil masa tidak bisa. Kalijodo yang besar saja bisa ditutup, ini hanya Alexis. Jadi, kami ingin Pak Anies mengingat janjinya untuk menutup Alexis," ujar Yusuf.