Ketua Formaju Muhammad Yusuf mengatakan keputusan menunda aksi unjuk rasa itu setelah dilakukan rapat internal yang juga dihadiri Kapolres Jakarta Utara Komisaris Besar Dwiyono, Rabu (18/10) malam.
"Setelah kami melakukan rapat yang dihadiri oleh Pak Kapolres juga, kami sepakat untuk menunda aksi unjuk rasa di depan Alexis hari ini," ucapnya saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (19/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menutup Alexis itu kan kecil masa tidak bisa. Kalijodo yang besar saja bisa ditutup, ini hanya Alexis.Muhammad Yusuf |
"Belum tahu kami. Ada yang bilang ingin bulan depan, tiga bulan lagi, ada juga yang ingin besok. Masih kami rundingkan," ujar Yusuf.
Yusuf mengatakan alasan pihaknya menunda aksi yang sejatinya digelar hari ini adalah untuk menjaga keamanan dan ketertiban di sekitar wilayah hotel itu.
Selain itu, pihaknya juga telah menyampaikan pesan kepada orang terdekat Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Pesan itu, katanya, untuk mengingatkan Anies soal janji yang pernah dilontarkan saat kampanye untuk menutup Alexis.
Atas pesan tersebut, diakui Yusuf, belum ada respon dari Anies.
Sebelumnya, Yusuf mengatakan Formaju sudah melakukan aksi menuntut penutupan Alexis pada Minggu (15/10). Aksi yang diikuti sekitar 90 orang tersebut berakhir ricuh.
"Menutup Alexis itu kan kecil masa tidak bisa. Kalijodo yang besar saja bisa ditutup, ini hanya Alexis. Jadi, kami ingin Pak Anies mengingat janjinya untuk menutup Alexis," ujar Yusuf.