Dia hanya membenarkan bahwa pertemuan dengan Luhut berlangsung sebelum ia dilantik dan atas saran dari Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.
“Benar (sudah bertemu Luhut). Tidak ada kata iya, tidak pernah ada. Itu pertemuan atas usul Pak Probowo. Saya minta waktu, Pak Luhut kasih waktu. Tidak ada agenda khusus soal reklamasi, tapi disampaikan info terkini soal reklamasi,” kata Sandi di sela-sela Conference on Indonesian Foreign Policy (CIFP) 2017 digelar di The Kasablanka, Jakarta Selatan, Jumat (21/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sandi pun menegaskan pihaknya saat ini masih menunggu mendapatkan waktu untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo guna membahas reklamasi di Teluk Jakarta.
“Menunggu. Kami diberi, waktu itu, nanti akan diberi tahu,” ujar Sandi.
"Jadi, kita tidak usah terburu-buru karena ini proyek sangat strategis dan seluruh mata memandang proyek ini, kita tidak akan tergesa-gesa," kata Sandi di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (20/10).
Lihat juga:Sandi Tak Ingin Buru-buru Sikapi Reklamasi |
Sandi mengatakan pihaknya ingin memastikan tentang peruntukkan pulau tersebut, apakah untuk masyarakat berpenghasilan rendah atau masyarakat berpenghasilan sedang. Juga, apakah untuk warga Jakarta atau luar Jakarta.
"Ini saya tunggu pulau itu untuk siapa. Dari kajian pekerjaan akan kelihatan ini buat siapa, apakah untuk lower income bracket, atau middle income bracket, ini yang masih kita kaji betul," kata Sandi.