Prabowo Sebut Pemerintahan Lemah adalah Tantangan Bangsa

Martahan Sohuturon , CNN Indonesia | Sabtu, 21/10/2017 20:21 WIB
Prabowo Sebut Pemerintahan Lemah adalah Tantangan Bangsa Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menegaskan pemerintahan yang lemah dan tak efisien adalah tantangan dan berbahaya bagi bangsa Indonesia. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menegaskan pemerintahan yang lemah dan tak efisien adalah tantangan dan berbahaya bagi bangsa Indonesia.

Hal tersebut diutarakan Prabowo saat menjadi pembicara di Conference on Indonesian Foreign Policy (CIFP), Jakarta, Sabtu (21/10)

"Kalau sistem pemerintahan lemah, tidak efisien," ujar Prabowo.


Mantan kandidat dalam pilpres 2014 itu pun menegaskan saat ini kondisi di Indonesia adalah pembangunan tidak menetes hingga rakyat kecil. Hal tersebut salah satunya terjadi akibat korupsi.

"Terjadi instabilitas, juga tambah kesenjangan antara kaya dan miskin. Di republik kita hanya dikuasai oleh 1 persen paling atas," kata Prabowo.

"Itu dibuktikan oleh gini ratio yg diakui oleh Bank Dunia. Gini ratio kita sekitar 41. Artinya 1 persen kuasai 41 persen kekayaan republik kita."


Hal-hal itu, sambung Prabowo, akan menyulitkan untuk mewujudkan bangsa dan negara Indonesia yang sejahtera.

Prabowo pun menyinggung perihal persaingan bangsa Indonesia di tingkat global. Ia mengatakan pemerintah pun harus menjamin keamanan bagi rakyat Indonesia di tengah persaingan antarnegara di dunia.

"Kondisi bangsa harus kita akui, kita lemah," kata Prabowo yang lalu menyinggung pula soal tingkat pendidikan dan gizi anak-anak di Indonesia.