"Kami optimis sekali teman-teman di fraksi ada kesepakatan. Soal ada catatan, itu sah-sah saja karena masing-masing fraksi kepanjangan partai politik punya kepentingan, catatan yang saya yakin semuanya adalah objektif," kata Tjahjo di Gedung DPR, Jakarta, Senin (23/10).
Tjahjo menegaskan, sebelum ada catatan untuk meminta revisi UU hasil Perppu Ormas, seluruh fraksi partai politik harus sepakat untuk menerima aturan tersebut untuk disahkan terlebih dulu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua Komisi II DPR Zainudin Amali juga optimistis agenda pengambilan keputusan Perppu Ormas di tingkat komisi bakal berjalan mulus dan disepakati secara musyawarah mufakat.
Demo memprotes pembubaran Ormas. CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Politikus Partai Golkar itu menambahkan, tidak ada arahan khusus dari pemerintah untuk pengesahan Perppu Ormas ini, kecuali komunikasi rutin antarpartai pendukung pemerintah.
"Tapi kami harus ada sikap dulu, terima dulu. Kemudian disempurnakan. Kalau tidak terima apa yang mau disempurnakan," ujarnya.
Sebanyak tiga fraksi di parlemen tercatat masih menolak disahkannya Perppu Ormas. Ketiga fraksi itu adalah Gerindra, PKS dan PAN.
Sementara, ketujuh fraksi lain yaitu PDIP, Golkar, PPP, NasDem, PKB dan Hanura, termasuk Partai Demokrat yang sebelumnya menolak menyatakan menerima Perppu Ormas. Demokrat sendiri menerima dengan catatan Perppu harus direvisi. (sur)
Demo memprotes pembubaran Ormas. CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)