Saat menyampaikan pidato politik di depan warga Jakarta yang mengahadiri Pesat Rakyat, Anies menyebut istilah Pribumi. Ucapan Anies itu banyak menuai protes masyarakat karena dinilai telah melanggar Instruksi Presiden era Habibie yang menentang penggunaan istilah pribumi.
Massa yang melakukan demonstrasi pun menganggap Anies telah melakukan tindakan diskriminasi ras dan etnis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Koordinator Aksi, Andreas Rehiyari mengatakan, tak mau berkompromi dengan istilah yang digunakan Anies. Dia pun menuntut permintaan maaf serta polisi mengusut diskriminasi itu secepat mungkin.
Lebih lanjut kata Andreas, penduduk Indonesia itu tidak bisa digolong-golongkan menurut ras, etnis, dan asal mereka. Sehingga penggunaan 'pribumi' dan 'nonpribumi' sangat tidak tepat.
"Kami akan melakukan pengawalan pada proses hukum yang lebih lanjut. Ini pelanggaran hukum. Ini dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh Anies Baswedan," kata dia.