"Golkar sudah mencalonkan Ridwan Kamil berpasangan dengan Daniel Muttaqien," kata Ketua Harian Partai Golkar Nurdin Halid saat dihubungi wartawan, Kamis (26/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Arahnya memang begini, arahnya sudah betul. Tapi, soal formalitas administrasi tanya ke pak sekjen," kata Nusron.
Konfirmasi atas kabar mendukung pasangan Ridwan Kamil-Daniel Muttaqien itu menjawab rumor surat DPP yang sempat beredar pada akhir September lalu. Surat yang menyatakan DPP bakal mendukung Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil dan anggota fraksi Golkar di DPR, Daniel Muttaqien itu pun sempat diklarifikasi Idrus Marham sebagai surat hoaks.
Idrus mengklarifikasi surat dukungan yang fotonya beredar di kalangan wartawan itu lewat jumpa pers di kantor DPP Golkar, Jakarta, 22 September 2017.
Bulan lalu, surat keputusan terkait dukungan pasangan calon yang bakal diusung Golkar beredar. Surat itu mencantumkan nama Ridwan Kamil-Daniel Muttaqin sebagai pasangan calon yang bakal diusung Golkar di Pilgub Jawa Barat.
Surat itu kemudian buru-buru dibantah Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham. Menurut Idrus, surat itu hoaks alias bohong, karena saat itu Golkar telah memutuskan pencalonan Dedi Mulyadi meski belum mengeluarkan rekomendasi.
[Gambas:Video CNN]
Adapun foto surat pengesahan dukungan DPP Golkar dalam Pilkada Jabar yang terlanjur beredar itu memiliki klasifikasi rahasia, namun belum memiliki nomor dan tanggal penerbitan, kecuali di Jakarta pada September 2017.
Meski begitu, surat tersebut telah tercantum tanda tangan Setya Novanto dan Idurs Marham, serta sudah diketahui Ketua Tim Pilkada Pusat DPP Golkar lewat paraf.
Dedi Mulyadi sempat mempermasalahkan kehadiran rumor surat tersebut, dan mengancam membawa persoalan tersebut ke polisi.