Berdasarkan pernyataan Yudi seorang Staf Humas, Protokol, dan Informasi RSUD Tangerang, Nurhayati meninggal pada pukul 10.55 WIB Sabtu (28/10).
Nyawa Nurhayati tidak bisa diselamatkan meski telah dirawat di ruang ICU RSUD Kabupaten Tangerang sejak Kamis lalu (26/10).
Yudi menjelaskan bahwa pihaknya telah berupaya semaksimal mungkin dalam memberi perawatan. Dokter hingga perawat menjalankan tugasnya sebaik mungkin. Segala jenis fasilitas dan alat kesehatan yang diperlukan pun telah dikerahkan.
"Sempat dioperasi juga," kata Yudi.
Yudi mengungkapkan bahwa Nurhayati adalah salah satu korban luka gelombang pertama yang dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang.
Mengenai biaya perawatan, Yudi mengatakan pihak perusahaan kembang api, PT Panca Buana Cahaya yang menanggung biaya perawatan Nurhayati.
Pabrik kembang api di Kosambi Tangerang dilanda kebakaran hebat pada Kamis pagi (26/10). Api mulai melalap pabrik pada pukul 09.00, lalu berhasil dipadamkan pada pukul 13.30. Evakuasi kemudian dilakukan sejak pukul 14.00 hingga 18.00 WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT