"Tidak mungkin saya melapor separuh-separuh kepada Presiden. Pastilah satu paket setelah sudah mendapatkan Cawagub, baru akan melapor Presiden," ujarnya, di sela menghadiri Istighosah Kubro di Pondok Pesantren Ammanatul Ummah, Surabaya, seperti dikutip dari kantor berita Antara, Minggu (5/11).
Kepastian itu sendiri didapat saat tiap partai politik pendukungnya sudah resmi menyatakan persetujuan tentang pasangan calon dan mengirimkannya kepada KPUD dalam bentuk formulir B.1-KWK Parpol.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya kembali menegaskan bahwa saya sudah siap maju di Pilkada Jatim. Dengan begitu pertanyaan sebagian masyarakat sudah terjawab dan sekalian saya mohon dukungan dan doa restu," ucapnya.
"Hari ini kebetulan agenda saya banyak bertemu dengan komunitas di Surabaya dan Sidoarjo. Saya rasa inilah saatnya menyampaikan kepada masyarakat di berbagai komunitas itu terkait pencalonan diri saya di Pilkada Jatim 2018, sekaligus minta dukungan dan doa restu," tandas dia.
Sebelumnya, Khofifah sudah melapor secara lisan kepada Jokowi perihal rencananya maju di Pilkada Jawa Timur, pada Agustus. Namun, kata Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi Sapto Prabowo, pihaknya belum menerima surat pengunduran diri Khofifah dari jabatan Menteri Sosial.
"Sudah, secara lisan pernah," ucapnya, di Gedung Bina Graha, Jakarta, Selasa (17/10). (arh/sur)