“Pengamanan sesuai yang disampaikan panglima, bahwa TNI dan Polri seluruh Jawa Tengah dikerahkan sekitar 5.000 personil. Saat pengamanan, mengamankan Presiden dan Wakil Presiden, tamu negara, juga keluarga Presiden dan Wapres,” katanya.
Alfian menambahkan, “(persiapan pengamanan) sudah mendekati 95 persen, tinggal paspampres dari wapres, mereka kan masih mengikuti wapres. Boleh dibilang sudah 100 persen.”
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Alfian menambahkan bahwa untuk sterilisasi area lokasi pernikahan terdapat beberapa tahapan.
Pada hari H pernikahan, Rabu (8/11) mendatang, Alfian juga mengatakan bahwa di sekitar Gedung Graha Saba Buana yang terletak di Jalan Letjen Suprapto nantinya akan diberlakukan jalan satu arah.
Sementara, untuk pengamanan di kediaman Jokowi yang terletak di Jalan Kutai Utara Solo, menurut Alfian masih berdasarkan standar sehari-hari.
“Pak Jokowi juga mintanya tidak usah terlalu wah, sesuai SOP saja. Mungkin nanti karena ada Wapres, tim pengawal Wapres di gabung dengan yang mengawal Presiden,” tambahnya.
Untuk pengamanan tamu undangan sendiri, para tamu tersebut telah menerima stiker khusus untuk area parkir kendaraan serta kartu akses untuk masuk ke dalam gedung.
“Ada pengarahannya masing-masing, itu sudah sesuai yang ada dalam undangan,” katanya.
Gelaran pernikahan Kahiyang-Bobby nantinya akan dihadiri sekitar 8.000 tamu undangan dari berbagai lapisan masyarakat. Mulai dari para pejabat negara, relawan, hingga masyarakat sekitar.