Suparmo dikenal sebagai tokoh kelahiran Tanah Abang yang pernah bekerja di pemerintah DKI Jakarta. Namun, setelah pensiun, Suparmo kini membina masyarakat Tanah Abang. Sedangkan, Ucu Kambing dikenal sebagai jawara yang pernah menjadi 'penguasa' Tanah Abang. Ucu membentuk organisasi masyarakat Ikatan Keluarga Tanah Abang.
Di Depan Sandiaga, Suparmo menegaskan tidak ada preman di Tanah Abang, dan warga mendukung upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menata kawasan Tanah Abang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasar Tanah Abang. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Usai bertemu dengan tokoh masyarakat Tanah Abang, Sandiaga enggan menggunakan istilah preman. Berbeda dengan pernyataannya pada 2 November 2017, saat menyatakan ingin menggandeng preman untuk menata Tanah Abang.
"Kalau misalnya ada yang mengambil nafkah secara tidak halal, tidak bekerja hanya minta (ke pedagang) itu oknum, itu yang perlu kami waspada," ujar Sandi.
Lebih lanjut Sandiaga mengatakan, Pemprov DKI menginginkan penataan di daerah yang berada di pusat Kota Jakarta itu dilakukan secara permanen.
Katanya, dia tidak ingin para pedagang yang berjualan di trotoar direlokasi ke tempat lain, namun beberapa bulan ke depan mereka kembali ke tempat semula.
"Kita ingin semua penataan berjalan baik, semua bahagia, tidak hanya temporer tapi permanen," kata Sandi.
Sandi mengaku meminta beberapa masukan dan informasi seputar Tanah Abang kepada para tokoh itu. Meski begitu, dia menyatakan, tidak ada kesepakatan yang diambil kedua pihak.
"Bang Ucu, ada juga tokoh-tokoh masyarakat yang memberikan masukan. Kita jangan suudzon, semua masukan kami jadikan sebagai memperkaya (pemerintah)," kata Sandi.
Pasar Tanah Abang. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)