Hal itu disampaikan saat memberi pidato politik dalam pembukaan rapat kerja nasional (Rakernas) IV Partai NasDem di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Rabu malam (15/11).
"Saya perlu berpesan kepada mereka, pada kada dan cakada, janganlah karena nila setitik rusak susu sebelanga. Jangan karena ingin kuasa dalam pilkada, hancur lebur kita," kata Paloh dalam pidato politiknya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:NasDem Resmi Usung Jokowi di Pilpres 2019 |
"Berkompetisilah dengan keteladanan, bukan berkompetisi dengan fitnah atau propaganda hitam. Pilkada bukan sebuah ayam atau kuda pacuan," kata Paloh.
Paloh meminta agar semua kader dapat mempertahankan raihan di dua episode pilkada serentak di 2015 dan 2017 agar tetap terjaga di 2018.
Paloh pun menegaskan, partainya tidak pernah meminta mahar bagi calon kepala daerah yang akan diusung partainya.
Meski, Paloh juga mengakui, secara elektoral NasDem belum memuaskan dalam berbagai survei nasional. Namun, dia menolak jika hal itu dikaitkan karena NasDem disebut sebagai partai baru. (eks)