“Novanto ada, enggak lari,” kata Idrus saat ditemui di RS Medika Permata Hijau, Jakarta, Jumat (17/11).
Idrus mengatakan, kecelakaan terjadi saat Setnov hendak menuju kantor stasiun televisi swasta di Jakarta Barat. Namun karena waktu yang mepet, wawancara diputuskan melalui sambungan telepon.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena harus menjalani perawatan di rumah sakit, Setnov menurut Idrus belum bisa diperiksa KPK. Namun ia menegaskan, Ketua Umum Golkar itu akan kooperatif.
Sejauh ini, kata Idrus, belum bisa ditentukan kapan pemeriksaan dilakukan pada Setnov meski sejak semalam tim KPK sudah tiba di rumah sakit.
Setnov mengalami kecelakaan lalu lintas tadi malam. Ia sempat dikabarkan tidak sadar. Namun KPK tidak percaya begitu saja dan mengirim tim ke rumah sakit tempat Setnov dirawat.
KPK sempat menyatakan rumah sakit tidak kooperatif perihal kondisi kesehatan Setnov. KPK berkepentingan untuk mengetahui kondisi kesehatan tersangka e-KTP itu untuk dipindahkan ke rumah sakit rujukan. (sur)