Ketika Jokowi Memanggil Anies dengan Sebutan Rekan

Christie Stefanie , CNN Indonesia | Sabtu, 18/11/2017 02:08 WIB
Ketika Jokowi Memanggil Anies dengan Sebutan Rekan Presiden Joko Widodo menyebut Anies Baswedan dengan sebutan rekan di Munas KAHMI. (CNNIndonesia/Yohannie Linggasari)
Medan, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo untuk pertama kali memanggil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai rekan dalam forum terbuka.

Pernyataan itu disampaikan Jokowi saat membuka Munas ke-10 Korps Alumi Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), di Hotel Santika, Medan, Jumat (17/11).

Ketika itu, Jokowi menyebutkan satu per satu tamu yang hadir mulai dari Koordinator KAHMI Mahfud MD, Akbar Tanjung, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua DPD Oesman Sapta, dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

"Kemudian rekan saya Gubernur DKI Jakarta Pak Anies Baswedan," kata Jokowi.

Pernyataan Jokowi itu langsung disambut riuh tepuk tangan peserta Munas KAHMI. Mendengar para peserta sangat bersemangat ketika mendengar nama Anies, Jokowi Jokowi kemudian berkata, "Tadi disebut kok tepuk tangannya keras sekali. Jadi tolong diulang tepuk tangannya."

Peserta kemudian tertawa sambil kembali bertepuk tangan.
Anies hadir dalam Munas karena pernah menjadi anggota Majelis Penyelamat Organisasi HMI Universitas Gadjah Mada (UGM).

Pada acara tersebut, Jokowi mengaku berbahagia hadir di tengah anggota KAHMI yang terkenal dengan orang-orang yang memiliki kehandalan di segala bidang.

"KAHMI mewarisi semangat pendiri HMI Prof Lafran Pane yang 10 November lalu ditetapkan sebagai pahlawan nasional," kata Jokowi.

Dalam pidatonya, Jokowi kembali menyinggung tantangan negara yang semakin tidak ringan oleh kemajuan teknologi dan informasi yang terus berkembang.

"Oleh karena itu kita jangan terjebak dalam rutinitas, sikap yang monoton. Setiap hari kita lakukan keseharian. Perubahan itu ada di depan mata kita," kata Jokowi.

(ugo/ugo)