Kabar meninggalnya Djohan tersebar di lini massa Twitter. Sejumlah tokoh mengucapkan bela sungkawa kepada Djohan yang saat meninggal genap berusia 78 tahun.
Aktivis Ulil Abshar-Abdalla di akun pribadinya @ulil menyebut Djohan sebagai tokoh penting dalam dialog antar agama di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Djohan salah satu tokoh yang kerap menyebarkan gagasan tentang toleransi beragama. Dia mendirikan Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP), sebuah organisasi berbadan hukum yayasan yang bergerak di bidang dialog antar agama dan iman.
Djohan termasuk salah satu intelektual yang cukup produktif menulis karya. Beberapa karyanya antara lain Pesan-Pesan Al-Quran yang diterbitkan Serambi, dan Pembaruan Tanpa Membongkar Tradisi.
Selain itu, Djohan juga menyunting buku Pergolakan Pemikiran Islam: Catatan Harian Ahmad Wahib, yang menjadi rujukan penting aktivis dan intelektual muslim di Indonesia.
(wis/asa)