Erupsi freatik ini ditandai dengan kepulan abu tebal dengan tekanan sedang dan kolom abu setinggi 1.500 meter dari kawah ke arah barat daya sesuai dengan arah angin.
Pascaerupsi, sekitar pukul 21.30 WITA, beberapa desa di sekitar Gunung Agung dihujani abu tipis. Beberapa di antaranya adalah Desa Besakih, dudun di bagian atas Desa Pempatan, dan Desa Temukus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka melakukan evaluasi mandiri dengan menggunakan sepeda motor, mobil pick up, dan kendaraan lainnya. Evakuasi ini dibantu oleh dua truk Basarnas untuk warga Dusun Puregay Desa Pempatan.
"Daerah tersebut harus dikosongkan sesuai rekomendasi PVMBG karena berbahaya."
[Gambas:Twitter]
Asap dan abu vulkanik terpantau masih keluar dari kawah sampai pukul 23.00 WITA.
Berdasar pernyataan Magma Indonesia yang diterima CNNIndonesia.com, dalam periode pengamatan pukul 18.00-24.00 WITA, cuaca di sekitar Gunung Agung mendung dan angin bertiup lemah ke arah selatan, barat, dan barat laut.
Terkait munculnya cahaya api di puncak Gunung Agung, Tim Pusdalops Bali mengungkapkan hal tersebut sedang berusaha dikonfirmasi oleh tim PVMBG. (chs)