"Data yang kami lihat tadi sudah ada 19 pesawat internasional yang dibatalkan dan ada beberapa pesawat domestik yang khawatir kalau ke sana akan terjebak," ucap Direktur Operasi AirNav Indonesia Wisnu Darjono di Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (26/11).
Wisnu mengatakan 18 dari penerbangan yang terganggu itu mayoritas berasal dari maskapai asing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bandara Ngurah Rai tak menerima dampak separah Bandara Internasional Lombok yang mesti ditutup sementara oleh Kemenhub per Minggu, 16.15 WIB atau 17.15 WITA.
Sementara dari maskapai domestik, Wisnu mengatakan baru Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air yang mengambil langkah serupa.
[Gambas:Video CNN]
"Yang dibatalkan baru beberapa penerbangannya saja, tidak semua penerbangan, ada yang ke Lombok dan ada yang ke Bali," imbuh Wisnu.
Kementerian Perhubungan melalui Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso menyatakan telah menutup sementara operasi Bandara Internasional Lombok karena abu vulkanik Gunung Agung sudah mengelilingi bandara.
Untuk sementara, penerbangan menuju Lombok akan dialihkan ke beberapa bandara. Selain Bandara Ngurah Rai, penerbangan menuju Lombok akan dialihkan ke bandara di 9 kota lainnya yakni Surabaya, Banyuwangi, Semarang, Labuan Bajo, Balikpapan, Makassar, Kupang, Ambon, dan Jakarta.
(aal)