"Hah? Serius? 4Play kayak coworking space, gitu?" tanya Sandi seraya menunjukkan ekspresi terkejutnya, Senin (27/11) di Balai Kota DKI Jakarta.
Ia mengaku belum menerima laporan dari siapa pun terkait kabar tersebut. Jikapun 4Play berbentuk bar, Sandi mendukung tempat hiburan itu beroperasi selama berjalan sesuai koridor peraturan daerah yang berlaku.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi, sekarang kita jangan suudzon dulu. Kalau misal mereka mau berubah kan ada pintu taubat, pintu yang memungkinkan mereka berubah lini usaha," ujarnya.
"Kami mendukung untuk penciptaan lapangan kerja dan kami pastikan bahwa fokus pemerintahan ini untuk terus menjaga stabilitas ekonomi dan pertumbuhan khususnya untuk lapangan kerja yang baru dan berkualitas," kata Sandi.
Namun, Sandi tampak belum mengetahui betul usaha kerja yang diselenggarakan di 4Play.
"Kalau misalnya ada asupan teknologi, kalau 4Play itu mungkin ada olahraganya juga kalau yah kan ada play atau apa itu jenis kerja baru, jenis kerja yang sekarang bermigrasi dari kerja yang dulu tradisional menjadi kerja yang berbasis lifestyle, berbasis sport, dan kita harapkan transformasi yang dilakukan oleh teman-teman di dunia usaha seperti yang dilakukan dengan 4Play. Jadi, layak kita apresiasi," kata Sandi.
Sementara itu, Gubernur Anies Baswedan yang ditanya perihal hal ini sebelum Sandi, enggan menjawab.
CNNIndonesia.com pernah menelusuri situs resmi Alexis, sebelum situs itu ditutup dan kini tidak bisa diakses. Tertulis di sana, terdapat empat fasilitas atau layanan yang disuguhkan Alexis selain kamar inap, yakni Flirt di 4Play Club & Bar Lounge, Eat di restoran, Sing di XiSKaraoke, dan Chill di BathHouse.
Di samping tempat makan dan karaoke, 4Play yang ada di lantai 1 dan Bathouse di lantai 7 kerap jadi pusat perhatian.
Alexis menyebutkan 4Play Club & Bar Lounge berada di lantai 1, tak jauh dari lobi utama. Di sini seperti klub lainnya, terdapat bar yang menawarkan aneka minuman cocktail dan hiburan musik dari DJ, antara lain Residen DJ Andi Liu, DJ Black, dan DJ Agoes. Kadang ada juga DJ tamu dari internasional sebagai pendamping.
Di luar itu, 4Play menyuguhkan James Band Silhoutte Dancer Screen sebagai latar bar utamanya, yang diklaim tidak ditemukan di manapun di Jakarta. (wis/djm)