Jumlah pengungsi itu tersebar di 225 titik yang terletak di sembilan Kabupaten/Kota di Bali, yakni Buleleng, Klungkung, Karangasem, Bangli, Tabanan, Denpasar, Gianyar, Badung, serta Jembarana. Jumlah pengungsi terbanyak berada di Kabupaten Karangasem yang mencapai 10.184 jiwa.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan setidaknya ada sekitar 90.000-100.000 warga yang perlu mengungsi karena berada di zona bahaya letusan Gunung Agung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aktivitas Gunung Agung mulai meningkat. Selasa (28/11) siang Gunung Agung memuntahkan material pasir dan kerikil.
Menurutnya, sebelum letusan terjadi sempat terjadi tremor overscale atau getaran dengan kekuatan yang cukup besar.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan mengatakan asap kelabu dengan intensitas tebal dan tinggi 3.300 meter masih terus keluar dari atas kawah Gunung Agung.
Selain itu, tremor menerus (microtremor) juga masih terus berlangsung dengan ampitudo 1-20mm.
Lihat juga:Gunung Agung Muntahkan Pasir dan Kerikil |