Bandara Ngurah Rai ditutup karena dampak erupsi Gunung Agung. Meningkatnya aktivitas Gunung Agung dengan memuntahkan pasir dan kerikil mengganggu penerbangan.
Manager Nam Air Banyuwangi, I Gde Chrisna mengatakan, manajemen telah mengirimkan surat pengajuan penambahan penerbangan tersebut ke Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Airnav) dan kepala Bandara Blimbingsari Banyuwangi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Penutupan Bandara Ngurah Rai Diperpanjang |
Pesawat yang digunakan adalah jenis pesawat yang sama Boeing 737-500 berkapasitas 120 penumpang. Adapun jadwal extra flight ini, rute Jakarta-Banyuwangi pukul 15.30 WIB sementara Banyuwangi-Jakarta pukul 17.15 WIB.
Chrisna mengatakan, penambahan frekuensi terbang ini dilakukan karena meningkatnya permintaan penumpang limpahan dari Bandara Ngurah Rai.
"Bahkan hingga tanggal 30 November besok hanya tersisa kelas bisnis. Kalau toh pun nanti kami jadi nambah flight, sepertinya bakal penuh juga. Mudah-mudahan dengan adanya extra flight ini, bisa menjadi solusi alternatif bagi penumpang rute Bali," ujarnya.