"Lho silakan saja. Wong kami tidak ada alasan kok. Tidak masalah," ucap Fredrich usai menjalani sidang pendahuluan di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Rabu (29/11).
Fredrich mengaku menyukai hidup bermewah-mewahan. Dia mengatakan, kerap menghabiskan uang Rp3-5 Miliar saat bepergian ke luar negeri. Fredrich mengatakan kekayaannya tidak akan habis hingga 10 turunan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nothing kok. Kami tidak ada hubungannya," ucap Fredrich.
Lihat juga:Menakar Kasus Setnov dengan Ilmu Komunikasi |
"Jadi saya senang sebenarnya, makin banyak orang menceritakan bahwa dia kaya, beli mobil, beli segala macam, itu bagus. Karena dia sebetulnya melakukan voluntary disclosure, kami tinggal melakukan (pemeriksaan) saja," ujar Sri Mulyani.