"Itu (dukungan terhadap Ridwan Kamil) salah satu yang akan kami lihat lagi nanti," tutur Agung saat ditemui di Jakarta, Sabtu (2/12).
Agung mengatakan Golkar memang sudah memberikan dukungan terhadap Ridwan Kamil dalam perhelatan Pilgub Jabar 2018. Namun Golkar terbuka terhadap segala kemungkinan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agung yang juga Ketua Dewan Pakar DPP Golkar itu mengatakan, yang terpenting adalah soliditas kader-kader di daerah. Selama tidak ada hal-hal yang memecah belah kader di daerah, maka tidak ada masalah.
"Meski sudah ada keputusan-keputusan sebelumnya, kami tetap terbuka untuk melakukan evaluasi," kata Agung yang pernah jadi Ketum Golkar tersebut.
Padahal Golkar memiliki kader potensial di Jawa Barat, yaitu Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. Di Golkar, Dedi menjabat Ketua DPD I Jawa Barat.
Agung mengatakan keputusan akan ditentukan pascamunaslub mendatang. Ia kini berfokus mendesak DPP Golkar untuk menggelas Munaslub pada Desember 2017.
Agung mengklaim sudah ada 31 dari 34 DPD I yang meminta diadakan Munaslub. Hal ini menyusul kasus korupsi KTP elektronik yang menjerat Ketua Umum Golkar Setya Novanto.
Sampai saat ini DPP Partai Golkar masih berpegang pada hasil Rapat Pleno November lalu. Dalam rapat tersebut diputuskan Munaslub tidak akan diselenggarakan sampai Setnov diputus kalah dalam praperadilan. (osc)