"Ada juga ide yang sangat bernas dari Pak Gubernur, adalah bagaimana pasangan-pasangan yang ingin menikah di tahun baru ini dari kalangan menengah ke bawah, kita fasilitasi," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota, Senin (4/12).
Sandi mengatakan, salah satu pertimbangan penyelenggaraan nikah massal ini adalah agar para pasangan dapat merasakan momentum yang tak terlupakan seumur hidupnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya ini bebannya kita akan tanggung. Gratis," kata Sandi. "Kita ingin ada satu perayaan juga yang melibatkan warga. Kasian karena warga mungkin enggak punya uang, ada keterbatasan tapi mereka sudah ingin menikah, atau sudah menikah tapi belum ada surat-surat nikahnya," lanjutnya.
Sandi mengatakan, dalam menyelenggarakan acara ini, Pemprov DKI akan bersinergi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI, serta Biro Tapem DKI.
Car Free Night
Selain acara nikah massal, Sandi menyebutkan bahwa Pemprov DKI juga akan menyelenggarakan festival yang dapat meningkatkan nilai budaya dan persatuan. Ia mengatakan, momen tahun baru ini akan dimanfaatkan untuk merukunkan warga.
Ada lima titik yang sedang disiapkan supaya siap menampung ribuan warga, yakni Ancol di Jakarta Utara, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta Timur, Blok S di Jakarta Selatan, Jalan MH Thamrin di Jakarta Pusat, dan Kalijodo di Jakarta Barat.
Meski demikian, rincian acara masih digodok dan akan diumumkan kemudian.
"Kegiatannya sendiri mulai jam 7 (malam), ya. Saya lihat rundown-nya, tetapi nanti biar difinalkan dan dilaporkan setelah final dalam beberapa hari ke depan," kata Sandi. (has)