Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, pihaknya memulangkan AS lantaran tidak memiliki dasar yang kuat untuk memprosesnya. Salah satunya tidak ada laporan secara resmi dari pihak yang merasa dirugikan.
"Sudah dipulangkan semalam, enggak (ditahan) karena tidak ada laporan," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Selasa (5/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi intinya, dia (AS) menulis (di akun Facebook) kemudian dia diinterogasi di RT dan RW. Karena banyak orang datang dibawa ke polisi (Polsek Kemayoran) untuk diamankan, tetapi di Polsek karena semakin banyak orang datang kemudian dibawa ke Polres," ucapnya.
Selanjutnya, kata Argo, pihaknya juga menghubungi keluarga AS untuk menanyakan kondisi mereka dan sekitarnya. Setelah dipastikan aman, pihaknya pun mengembalikan AS kepada keluarganya.
Meski demikian, Juju mengatakan, pihaknya akan membuat laporan polisi secara resmi terkait tindakan AS. Dia berharap, polisi dapat segera mengambil langkah hukum terkait dugaan pelanggaran Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
"Polisi agar pro aktif dalam penegakan hukum UU ITE, dan sanksi hukum harus juga dikenakan kepada siapa pun tanpa pandang bulu dan tanpa diskriminasi,” kata Juju dalam keterangan tertulisnya, Senin (4/12). (djm/djm)