Pria 22 tahun bernama Kiki Darma Yuda itu diketahui menjalin hubungan dengan seorang perempuan bernama Wulan. Namun orang tua Kiki tak menyetujui hubungan itu. Larangan dari orang tua ini yang diduga menjadi penyebab Kiki merencanakan aksi nekat dengan bunuh diri.
Kapolsek Mampang Kompol M Syafi'i menduga, Kiki kebablasan saat melakukan percobaan bunuh diri. Hal itu lantaran dalam surat yang ditinggalkannya Kiki meminta untuk dibawa ke rumah sakit saat orang tuanya menemukan dirinya tergantung tali dalam keadaan hidup.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam surat yang ditulis tangan pada selembar kertas itu, Kiki meminta maaf kepada sang ibu karena melakukan aksi percobaan bunuh diri. Kiki sendiri berharap dirinya ditemukan dalam keadaan hidup.
Jenazah Kiki ditemukan masih menggantung di depan pintu kamarnya pada Selasa (5/12) sekitar pukul 04.30 WIB. Di dekat lokasi, terdapat sepucuk surat wasiat darinya.
Kiki ditemukan pertama kali oleh ibunya yang biasa dipanggil Mamah. Perempuan berusia 41 tahun itu pun kaget dan berteriak untuk meminta pertolongan.
Dari penyelidikan kepolisian, Syafi'i mengatakan, pihaknya tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh Kiki. Di dekat tempat tidur, di atas tumpukan berkas-berkas, polisi menemukan sepucuk surat yang intinya Kiki menginginkan hubungan cintanya dengan Wulan direstui orang tua.
"Ini murni bunuh diri. Dan (Jenazah) sudah dimakamkan setelah dibawa ke rumah sakit," ucap Syafi'i. (osc/djm)