Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bedali Harefa mengatakan, ada 85 perwira tinggi TNI yang terkena mutasi.
"Mutasi Jabatan di lingkungan TNI dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier Perwira Tinggi TNI, guna mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis," kata Bedali dalam keterangan tertulis yang diterima CNN Indonesia.com, Selasa (5/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia merinci, 85 Pati TNI yang dirotasi terdiri dari 46 Pati jajaran TNI Angkatan Darat, 28 Pati jajaran TNI Angkatan Laut dan 11 Pati jajaran TNI Angkatan Udara.
Jabatan Edy Rahmayadi akan digantikan Mayjen TNI Sudirman yang sebelumnya menjabat Asops Kasad.
Di TNI AU, Marsda TNI Imran Baidirus, digeser dari jabatan Pangkoopsau I menjadi Pangkohanudnas. Posisi Imran digantikan Marsma TNI Nanang Santoso yang sebelumnya menjabat Kadisopslatau.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi Pertahanan DPR Tubagus Hasanuddin telah mengingatkan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo agar tidak melakukan mutasi jabatan perwira tinggi.
Hal ini terkait dengan surat Presiden Joko Widodo tentang pemberhentian dan pengangkatan panglima TNI.
"Sebaiknya Jenderal Gatot sudah mulai menyiapkan memo serah terima jabatan, dan tidak membuat keputusan-keputusan strategis di akhir masa jabatannya, termasuk melakukan mutasi para perwira tingginya," kata politikus yang akrab disapa Kang TB.
Politikus dari Fraksi PDI Perjuangan ini menyampaikan, mutasi para perwira tinggi sebaiknya dilakukan oleh panglima TNI yang baru agar suasana kondusif bisa lebih tercipta.