"Bu Risma nanti akan jadi jurkam Gus Ipul-Mas Anas. Selama ini Bu Risma juga termasuk juru kampanye nasional. Beliau ini adalah salah satu contoh sukses kepala daerah PDI Perjuangan," kata Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Sri Untari, Rabu, (6/12).
Untari mengatakan, selain Risma, beberapa kepala daerah di Jawa Timur yang merupakan kader PDI Perjuangan juga akan ikut menjadi juru kampanye, khususnya di kabupaten/kota masing-masing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aturannya seperti itu. Kalau memang ada jadwal kampanye maka harus cuti hari itu," kata Untari yang kini juga menjabat sebagai Sekretaris Tim Pemenangan Gus Ipul-Mas Anas ini.
"Sekali-sekali nanti ibu (Megawati) akan turun. Begitu juga dengan pimpinan PDI Perjuangan lainnya," ujar dia.
Dua Srikandi
PDIP dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) juga telah menetapkan dua srikandi, yakni Hikmah Bafaqih dan Sri Untari menjadi tim pemenangan pasangan Gus Ipul-Anas
"Ini sesuai surat dari DPD PDI Perjuangan dan DPW PKB. Bu Hikmah ditunjuk sebagai Ketua Tim Pemenangan dan Bu Untari sebagai Sekretaris Tim Pemenangan," tutur Gus Ipul.
Menurut Gus Ipul, selain keputusan dari partai pengusung, penunjukkan dua srikandi ini juga karena keduanya dinilai memiliki kapasitas, kemampuan serta jaringan yang luas. Selain itu, keduanya juga memiliki pengalaman memimpin organisasi.
"Bu Hikmah misalnya, berpengalaman menjadi Ketua Fatayat NU Jawa Timur, sedangkan Bu Untari adalah Sekretaris DPD PDI Perjuangan," katanya.
Gus Ipul menjelaskan, dua srikandi ini memiliki tugas untuk menyusun personel pemenangan tingkat provinsi dan menindaklanjutinya dengan membentuk tim pemenangan di seluruh kabupaten/kota se Jawa Timur.
"Target pembentukan tim pemenangan akan dilakukan selama dua hingga tiga minggu ke depan atau pada akhir Desember 2017, tim pemenangan ini juga sudah terbentuk hingga ke tingkat kabupaten/kota," ucapnya.
Gus Ipul mengungkapkan, tim pemenangan ini, akan didukung beberapa tim.
"Selain tim yang diketuai oleh Bu Hikmah dan Bu Untari, juga sudah ada tim dari PKB, PDI Perjuangan dan tim relawan," katanya.
Sedangkan untuk tim relawan, saat ini di beberapa kota juga sudah berjalan.
"Relawan ini bekerja sesuai inisiatif masyarakat sendiri dan dibiayai sendiri oleh masyarakat. Namanya relawan maka mereka bekerja suka rela," ucap dia.
Terkait relawan, Gus Ipul berpesan agar para relawan bisa melakukan kerja pemenangan dengan cara yang tidak melanggar aturan, namun tetap sopan dan tidak membebani masyarakat.
"Kalaupun ada sumbangan dari masyarakat sifatnya juga sukarela dan harus dilakukan pengelolaan dengan penuh tanggung jawab," ujarnya.
Abdullah Azwar Anas mengatakan, selain merampungkan penyusunan personel tim pemenangan hingga ke tingkat kabupaten/kota, saat ini visi dan misi Gus Ipul-Mas Anas juga akan segera selesai disusun.
"Sudah 90 persen visi dan misi Jatim ke depan kami susun dengan melibatkan beberapa ahli. Minggu depan mudah-mudahan bisa tuntas," kata Anas.
Sementara itu, Hikmah mengaku dirinya dan Sri Untari sudah lama berteman sehingga dia yakin akan bisa melakukan kerja-kerja pemenangan dengan mudah.
"Ada dua partai besar yang saat ini bergabung yakni PKB dan PDIP, tentu tidak mudah. Namun saya dan Bu Untari ini sudah sahabat sejak lama sehingga kami yakin akan bisa bekerja bareng untuk mensolidkan kekuatan PKB, PDIP dan para relawan demi kemenangan Gus Ipul-Mas Anas," ucap Hikmah.