"Jangan sampai bulan Agustus, bulan September baru mulai. Kebiasaan ini kita ulang-ulang terus selama berpuluh-puluh tahun. Hentikan," kata Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Daftar Alokasi Anggaran Transfer ke Daerah dan Dana Desa 2018 serta Anugerah Dana Rekca 2017 di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (6/12).
Jokowi menyampaikan, penyusunan anggaran di kementerian, lembaga dan pemerintah daerah masih lebih besar kegiatan pendukung daripada inti. Jokowi pun meminta jajarannya lebih berhati-hati dalam memprioritaskan penggunaan anggaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penyusunan RKA (rencana kerja dan anggaran) di kementerian lembaga atau dinas malah fokus pada kegiatan pendukungnya bukan kegiatan intinya. Ini sudah saya lihat di kementerian," kata mantan Wali Kota Sola itu.
"Hanya ruwet muter-muter di urusan-urusan itu. Yang sampai hari ini belum bisa kita potong. Oleh sebab itu, segera semuanya, dari pusat, sampai ke daerah, sederhanakan ini," kata dia.
"Model seperti ini harus dihentikan, tapi orang harus mengerti manajemen keuangannya yang namanya RKL, RKAKL apa harus ngerti. Gimana mau ada hasil setiap begitu perancanaannya," kata Jokowi. (has)