Kemenag Anulir Soal Ujian Fikih Bermuatan Jihad dan Khilafah

CNN Indonesia , CNN Indonesia | Kamis, 07/12/2017 18:42 WIB
Kemenag Anulir Soal Ujian Fikih Bermuatan Jihad dan Khilafah Alasan penarikan soal dan lembar jawaban tersebut adalah kekhawatiran terkait materi Khilafah yang diujikan kepada siswa madrasah tersebut. (CNN Indonesia/Kurniawan Dian)
Jombang, CNN Indonesia -- Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jombang menganulir ujian mata pelajaran Fiqih Madrasah Aliyah yang dilaksanakan pada 5 desember 2017.

Keputusan itu diambil setelah berkoordinasi dengan Kelompok Kerja Kepala Madrasah (K3M) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kabupaten Jombang.

“Berdasarkan hasil koordinasi, K3M dan MGMP akan menjadwalkan ujian ulang pada tanggal 9 Desember mendatang, serta menarik seluruh soal dan lembar jawaban yang sudah diujikan,” tutur Kepala Kemenag Kabupaten Jombang, Abdul Haris, Kamis (7/12).

Alasan penarikan soal dan lembar jawaban tersebut, menurut Haris adalah kekhawatiran terkait materi Khilafah yang diujikan kepada siswa madrasah tersebut.

Penarikan soal ujian juga sudah dikomunikasikan dengan pejabat kanwil setempat secara lisan.

“Ada kekhawatiran mengenai pemahaman khilafah, yang semula pesepsinya adalah khilafah yang ada pada pemerintahan pada zaman Khulafaur Rasyidin hingga Turki Utsmani, akan dianggap sebagai doktrin seperti khilafah yang saat ini diperdebatkan. Itu yang menjadi dasar penarikan soal dan lembar jawaban,” kata Abdul.

Selain itu, Abdul menjamin ujian ulang yang akan dilaksanakan pada 9 Desember mendatang tidak ada materi terkait khilafah pada soal ujian.

Menurut Abdul, ada kesalahan persepsi dari K3M dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran MGMP saat membuat soal ujian bermuatan jihad dan khilafah.

Dalam membuat soal itu, kata Abdul, baik K3M maupun MGMP sudah berusaha menyesuaikan dengan materi yang diberikan dari pusat namun ada sejumlah poin yang dipahami berbeda.

“Kita sudah berikan koreksi dan pemahaman kepada para K3M serta MGMP terkait hal ini, dan semoga bisa menjadi bagian dari koreksi,” katanya.

Soal ujian bermuatan tentang jihad dan khilafah ditemukan oleh Munadi (50), wali murid Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Jombang Jawa Timur.

Dari hasil pengamatan Munadi terhadap soal mata pelajaran fikih itu, terdapat 10 soal mengenai jihad dan khilafah dari total 50 nomor soal ujian. (dik)