Banyak pedagang di Blok G sebelumnya merupakan PKL di sepanjang jalan raya Tanah Abang. Pada 2013, Joko Widodo yang kala itu menjabat gubernur DKI Jakarta, merelokasi mereka ke Blok G. Ibrahim, pedagang sepatu dan sandal grosir salah satunya.
Ibrahim mengatakan, selama berjualan di Blok G pendapatannya tidak sebesar saat dulu masih berjualan di emperan jalan. Ia pun kini hanya menjual stok-stok lama. Dia mengeluhkan, saat relokasi sepi pembeli, justru kini banyak PKL diperbolehkan berjualan di pinggir jalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Blok G Tanah Abang Akan Dibangun Stasiun LRT |
Pedagang lainnya, Sholikhin berharap ada kejelasan tentang nasib pedagang di sini. Ia sudah berdagang di Blok G sejak 2004. Namun semakin hari, pembeli semakin sepi.
"Sama pengelola sini, sudah ditinjau ke daerah Pasar Tasik dekat stasiun. Cuma di sana baru habis kontrak 2018. Rencananya pedagang sini mau dipindah ke sana," kata Solikhin yang sehari-hari berjualan celana panjang itu.
Pedagang kaki lima (PKL) kembali memenuhi sepanjang jalan di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. (CNN Indonesia/Hesti Rika) |
PD Pasar Jaya selaku pengelola Blok A, B, F, dan G Pasar Tanah Abang menyatakan, pihaknya sedang menyusun rencana untuk merevitalisasi Blok G.
Humas PD Pasar Jaya Amanda Gita Dinanjar mengatakan, relokasi PKL ke Blok G pada awalnya untuk mendukung penataan lalu lintas. Namun hingga kini blok tersebut belum memiliki fasilitas memadai.
"Blok G notabene pasar grosiran, tapi parkir mobil belum ada. Harus direvitalisasi. Akan dibuat fasilitas-fasilitas pendukung untuk dapat meramaikan pasar," kata Amanda.
Dia menambahkan, PD Pasar Jaya berencana membuat fasilitas parkir mobil. Hal ini untuk mendukung para pedagang yang berjualan secara grosir.
PD Pasar Jaya saat ini sedang menyiapkan relokasi pedagang ke tempat sementara. Pihaknya bersama PT KAI semula sudah membicarakan sewa lahan di Pasar Tasik, dekat Stasiun Tanah Abang. Namun lahan tersebut ternyata akan disewa pihak lain. Saat ini, PD Pasar Jaya pun masih mencari tempat relokasi pedagang Blok G.
"Pedagangnya harus kita pindahkan sementara, tapi belum ada tempatnya. Cuma terakhir sudah ada meeting dengan BUMD Sarana Jaya dan mereka menawarkan lahan," tutur Amanda. (pmg/osc)
Pedagang kaki lima (PKL) kembali memenuhi sepanjang jalan di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. (CNN Indonesia/Hesti Rika)