Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM) Inspektur Jenderal Arief Sulistyanto mengatakan, upacara wisuda purnabakti sosok yang akrab disapa BG itu akan diselenggarakan pada Januari 2018 bersama sejumlah perwira tinggi (Pati) Polri lainnya yang masuk masa pensiun.
"Rencana upacara wisuda purna baktinya akan digelar pada Januari tahun depan bersama beberapa jenderal Polri lain yang pensiun," kata Arief, Senin (11/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BG tercatat pernah menduduki sejumlah jabatan penting di Polri, antara lain Kapolda Jambi (2008-2009), Kapolda Bali (2012), Kepala Lembaga Pendidikan Kepolisian (2012-2015), dan Wakapolri (2015-2016).
Presiden Joko Widodo pernah mengajukan nama BG sebagai calon tunggal Kapolri kepada DPR pada 2015 silam.
Namun, KPK mengumumkan nama BG sebagai tersangka atas kasus dugaan kepemilikan saldo rekening tidak wajar alias gendut.
Jokowi akhirnya menunda pelantikan BG yang saat itu telah lolos uji kelayakan dan kepatutan di DPR serta menunjuk Komjen Badrodin Haiti sebagai pelaksana tugas Kapolri.
Beberapa pekan kemudian, Jokowi pun mengajukan nama Badrodin sebagai calon tunggal Kapolri ke DPR. BG kemudian ditunjuk menjadi Wakapolri dalam Sidang Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti), setelah Badrodin dilantik menjadi Kapolri.
Status BG sebagai tersangka pun telah gugur, setelah yang bersangkutan memenangkan gugatan praperadilan atas langkah yang dilakukan KPK.