Kedatangan Tito pun disambut dengan baik oleh Hadi dan jajarannya.
"Hal seperti ini yang kita idamkan, semua dan saya idamkan, pertemuan seperti ini harus kita lakukan ada kesempatan dan harus dilaksanakan bukan hanya seremonial saja," kata Hadi di hadapan Tito dan jajarannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Minum Kopi Bersama Panglima TNI |
Kepada Kapolri, Panglima TNI itu pun sempat memamerkan sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) baru milik TNI kepada Tito. Salah satunya KRI Bima Suci yang merupakan pengganti KRI Dewa Ruci.
Dalam kunjungan tersebut, Hadi mengajak Tito untuk ngopi bareng atau yang disebutnya sebagai diplomasi kopi.
Ke depannya, kata Hadi, TNI juga akan melakukan berbagai kegiatan bersama-sama dengan kepolisian.
"Jadi mempererat persahabatan dan silaturahmi," ucap Hadi.
Tito juga sempat menyampaikan permintaan maafnya karena tidak bisa hadir dalam acara serah terima jabatan panglima di Mabes TNI pada Sabtu (9/12) lalu.
"Kedatangan kami di sini paling utama mengucapkan selamat atas kepercayaan kepemimpinan negara dan dari rakyat melalui proses politik di DPR, sehingga bapak TNI mendapatkan hal amanah," tutur Tito.
Tito juga mengajak Hadi untuk melakukan konferensi video bersama dengan tujuan mempersolid hubungan antara personel TNI dan Polri. Pasalnya, menurut Tito jika kedua institusi itu solid maka keamanan negara akan terjamin.
"Kami komitmen dengan bapak di semua jajaran," ujarnya. (kid)