"Kami berseragam ini sudah disumpah untuk melayani warga dan menjalankan amanat negara. Sehingga kita harus lebih cepat dalam merespons setiap masalah yang ada pada warga,” ujar Anies di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (12/12).
Anies meminta agar aparat Pemprov lebih responsif terhadap segala bentuk laporan warga, tentang banjir. Anies mengaku dalam sistem pemerintahan yang saat ini sedang dipimpinnya kerja cepat dan tanggap perlu dilakukan, agar warga Jakarta bisa terlayani dengan baik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perlu diingat untuk semua tiga pesan yakni Siaga, Tanggap dan Galang agar antisipasi bencana bisa berjalan dengan baik," katanya.
Underpass di Dukuh Atas sempat tergenang dan tak bisa dilewati karena hujan lebat yang melanda DKI Jakarta. (Detikcom/Ari Saputra) |
"Sumur resapan. Jadi, harus ada sumur-sumur yang besar sekali, sekitar 30 sentimeter diameternya. Itu saya lagi minta teman-teman dari akademisi dari ITB sama UI mulai bangun sebuah gerakan," kata Sandi.
Dia mengaku telah memulai proyek percontohan terkait sumur resapan.
"Percontohannya udah ada, lagi dibangun itu di Cipete," kata Sandi.
Sandi tak memungkiri, untuk membangun sumur tersebut memang dibutuhkan kerjasama dengan berbagai pihak karena untuk membangun sumur tersebut memang membutuhkan dana yang bisa dibilang tidak sedikit.
Lihat juga:Pantau Banjir di Jakarta Lewat Aplikasi |
Underpass di Dukuh Atas sempat tergenang dan tak bisa dilewati karena hujan lebat yang melanda DKI Jakarta. (Detikcom/Ari Saputra)