“Nanti bisa digunakan sebagai tempat yang bangkitkan demam Asean Games, sekaligus untuk mempersatukan warga,” kata dia, Lapangan Banteng, Jakarta (15/12).
Lihat juga:Lapangan Banteng Resmi Dipugar |
Ia berkeyakinan bahwa penyelesaian revitalisasi Lapangan Banteng pada Maret 2018 ini sudah melampaui target. "Ini progressnya ahead of schedule. Kami harapkan, Maret, revitalisasi dari Lapangan Banteng yang sangat-sangat bersejarah ini bisa rampung dan bisa digunakan untuk masyarakat," ucap Sandiaga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada (arena) BMX, progressnya on track. Kami harapkan Maret juga sudah selesai dan bisa mulai dipakai test event untuk persiapan Asian Games," ujarnya.
Soal pembiayaan, Sandiaga mengakui bahwa sebagian dana revitalisasi Lapangan Banteng ini berasal dari dana pertanggungjawaban sosial korporasi (CSR) sejumlah perusahaan swasta. Perusahaan-perusahaan itu adalah Sinar Mas Group, Grup Parahadi Santoso, dan Mc Donalds. “Lumayan ini,” selorohnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan DKI Djafar Muchlisin mengatakan, revitaliasasi di Lapangan Banteng itu sudah mencapai 23 persen. Proyek ini mencakup tiga bagian. Yakni, pembuatan pagar pembatas, penataan lapangan, serta penataan patung taman dan status patung pembebasan Irian Barat.
"Selebihnya sih progres kita on track,” kata tandasnya.
Diketahui, pembukaan Asian Games akan dilakukan pada 18 Agustus 2018. Ajang ini terbagi di dua kota terpisah pulau, yakni Jakarta dan Palembang.