“Demo kita tetap menjunjung tinggi akhlakul karimah, santun, tidak ucapkan kalimat provokatif, apalagi sampai ada ujaran kebencian,” ujar Ma’ruf di gedung MUI Jakarta, Jumat (15/12).
Aksi bela Palestina itu rencananya akan digelar di lapangan Monas sejak pelaksanaan salat subuh hingga pukul 12.00 WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Bagi kami tidak ada perbedaan. Umat dari Brunei juga akan ikut demo di Jakarta. Kami mengajak seluruh umat di Brunei dan tetangga-tetangga lainnya untuk ikut hadir,” katanya.
Ma’ruf khawatir jika hal itu dibiarkan akan menimbulkan konflik yang lebih besar.
“Kami juga harap pemerintah bisa mengambil peran lebih aktif,” tuturnya.
“Insyaallah mereka akan hadir. Jiwa kita rindu untuk kumpul dan menjadikan ini unjuk rasa terbesar demi solidaritas pada Palestina,” ucapnya.
Izin Demo
Terpisah, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan telah menerima tembusan surat pemberitahuan soal aksi belas Palestina yang dinisiasi MUI di Monas, akhir pekan ini.
"Surat sudah masuk ke Mabes Polri tembusan ke Polda Metro Jaya, acara rencananya akan dilaksanakan mulai subuh di Masjid Istiqlal dan selesai jam 12.00 WIB siang," ujarnya di Mapolda Metro Jaya.
Argo mengatakan, titik kumpul terpusat di dua titik yakni Masjid Istiqlal dan Monas. Masjid Istiqlal akan digunakan sebagai tempat menunaikan shalat subuh berjemaah.
Kata Argo, pengamanan difokuskan di lokasi aksi dan sejumlah objek vital di Jakarta.
"Untuk massa tak disebutkan ya hanya dari MUI saja," tuturnya. (wis)