Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pun mengunggah cuitan "Apakah ada yang merasakan gempa? di mana? jika ada kerusakan/korban sgr diinformasikan! cc @bpbdjateng @BPBDBanyumas @BPBD_BNA @bpbdcilacap @TRCBPBDDIY @bpbdkabwonogiri @bpbd_pbg1 @BPBDkebumen @BPBDPurworejo"
Gloria Natalia, mahasiswa strata dua yang tinggal di Yogyakarta mengaku merasakan gempa yang cukup kencang dalan kurun waktu sekitar satu menit. Penghuni rumah di wilayah Sleman pun berhamburan ke luar karena panik.
Akun Twitter Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan gempa bumi berkekuatan 7,3 skala richter terjadi pukul 23.47 WIB dengan pusat gempa di laut 74 kilometer (km) barat data Kawalu dengan kedalaman 105 km dirasakan di Jakarta, Bandung, Depok, Karangkater, Ngawi, Madiun, Nganjuk, Badung, Mataran, Kebumen, dan Yogyakarta. Mulanya, gempa terjadi di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
#Gempa Mag:6.9 SR, 15-Dec-17 23:47:58 WIB, Lok:7.75 LS,108.11 BT (11 km BaratDaya KAB-TASIKMALAYA-JABAR), Kedlmn:107 Km #BMKG.
Analisa Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisikan (BBMKG) wilayah Tangerang Selatan menunjukkan, gempa bumi terjadi pada pukul 23.04 WIB dengan kekuatan 4,5 skala richter dengan episenter terletak pada koordinat 7.29 LS dan 106.69 BT, tepatnya pada jarak 48 Km Barat Daya Sukabumi, Jawa Barat pada kedalaman 50 km.
Berdasarkan laporan masyarakat gempa bumi dirasakan di daerah Jampang dan Surade I SIG-BMKG (I-II MMI), Namun demikian hingga saat ini belum ada laporan adanya kerusakan. (lav)