"Data sementara yang dihimpun Pusdalops BNPB berdasarkan laporan BPBD, dampak gempa bumi terdapat 2 orang meninggal dunia, 7 orang luka, 43 rumah rusak berat dan roboh, 65 rumah rusak sedang, 10 rumah rusak ringan, dan beberapa bangunan publik mengalami kerusakan," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, dalam siaran pers, Sabtu (16/12).
Sutopo mengatakan, dua korban yang meninggal dunia terdiri dari seorang warga Ciamis, Dede Lutfi, dan satu warga Pekalongan, Aminah. Kedua korban meninggal akibat tertimbun tembok yang roboh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sedangkan di Jawa Tengah, 1 orang meninggal dunia, 1 orang luka berat, 26 rumah rusak berat dan roboh, dan 6 rumah rusak sedang," tutur Sutopo.
Sementara itu, sebagian besar masyarakat yang melakukan evakuasi saat ada peringatan dini tsunami kini sudah kembali ke rumah.
Namun, Sutopo tetap mengingatkan warga agar selalu siaga karena gempa bumi dapat terjadi setiap saat di daerah-daerah yang rawan.
"Saat terjadi gempa segera keluar dari rumah dan bangunan, dan berlindung di tempat yang aman," katanya. (has)