"Pak Dedy Mulyadi sudah mengetahui adanya surat ini. Saat ini Dedy Mulyadi ada di Jakarta untuk mengikuti Rapimnas dan Munaslub Golkar yang berlangsung hari ini sampai Kamis," kata Iswara dalam jumpa pers di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/12).
Iswara mengatakan, DPD Golkar Jabar menerima surat keputusan pencabutan dukungan dari DPP Golkar. Alasan pencabutan yang disampaikan sudah tertuang dalam surat keputusan itu,
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pencabutan dukungan Ridwan Kamil ini diketahui dalam surat keputusan DPP Partai Golkar yang diperoleh CNNIndonesia.com, Minggu (17/12). Surat Nomor R-552/GOLKAR/XII/2017 bertanggal 17 Desember 2017 itu ditandatangani Ketum Airlangga Hartarto dan Sekjen Idrus Marham.
Sampai batas waktu dimaksud, bahkan sampai saat ini, Ridwan Kamil belum memutuskan calon wakilnya sebagaimana tertuang dalam surat rekomendasi dukungan Nomor R-485/GOLKAR/X/2017.
Atas dasar itu, DPP Golkar memutuskan untuk mencabut dan menyatakan tidak berlaku surat rekomendasi dukungan tertanggal 24 Oktober 2017 tersebut.
Selain itu, DPP Golkar juga akan menyampaikan pencabutan dukungan ini kepada Ridwan Kamil, Daniel Mutaqien, serta pihak-pihak terkait. (osc)