Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, di PDIP ada sebuah tradisi untuk kembali mengusung petahana dengan tujuan memberikan kesempatan lagi untuk kembali memimpin.
"Kami memiliki tradisi untuk memberikan kesempatan dua periode, selalu. Pak Djarot dua periode, pak Jokowi dua periode walikota, bu Risma dua periode, pak Budi Sulistyono. Begitu banyak kepala daerah dari PDIP yang terpilih dua periode," kata Hasto di ICE BSD Tangerang, Minggu (17/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau kita lihat PDIP memutuskan mengusung incumbent atau tidak ya itu tergantung rakyat," ujarnya.
"Kabar kan banyak, kabar beredar mengatakan si A dan si B, tapi nanti lihat keputusan. Yang jelas, merupakan perpaduan eksternal dan internal partai yang akan kami usung bersama," tuturnya.
Di sisi lain, Hasto mengungkapkan sejumlah paslon untuk daerah pemilihan Lampung, Jawa Barat, dan Jawa Tengah sebenarnya juga sudah menandatangani surat rekomendasi pencalonan.
"Yang sudah menandatangani itu adalah Lampung, Jabar kemudian Jateng. Kemudian yang belum itu Sumut, kemudian untuk Sumsel itu belum, yang lain sudah," ujar Hasto.
Sebelumnya, Hasto mengatakan PDIP akan mengumumkan bakal calon gubernur dan calon wakil gubernur untuk Jawa Barat, Jawa Tengah, serta daerah lainnya pada awal Januari mendatang.
"Awal Januari, kami akan umumkan, karena tanggal 10 Januari kami juga akan ulang tahun partai, tentu saja ini merupakan momentum yang sangat baik," kata Hasto, Minggu (17/12).
Lebih lanjut Hasto menuturkan, pengumuman akan dilakukan sebelum 8 Januari karena PDIP akan melakukan pendaftaran secara serentak pasangan calon yang diusung ke KPU. Namun, Hasto belum menyampaikan kepastian tanggal untuk mendeklarasikan calon tersebut. (gir)