Pria yang akrab disapa Emil itu mengatakan, sejauh ini pencabutan dukungan baru berupa informasi yang berseliweran.
"Informasi itu dari bentuknya jpeg (file foto) dari hape ke hape. Jadi per sekarang saya belum menerima secara resmi," kata Ridwan kepada wartawan di Pendopo Kota Bandung, Senin (18/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dulu waktu ada gosip SK keluar saya enggak komentar. Baru Pak Idrus (Mahram) datang membawa suratnya, saya pegang dan ada tanda tangan basahnya saya baru berkomentar," tuturnya.
Selain itu, Emil mengatakan tidak dalam posisi untuk mengubah dukungan partai. "Itu tergantung dinamika di partai masing-masing, saya fokus pada partai yang sudah fix," tegasnya.
Seperti diketahui, tanpa menghitung Golkar, partai yang mendukung Emil maju di Pilgub Jabar masih ada Hanura, Nasdem, PKB, dan PPP. Koalisi tersebut sudah cukup untuk mengusung Emil karena sudah memiliki 21 kursi di DPRD.