"Ketiga seksi merupakan seksi pamungkas yang panjangnya 15,5 kilometer. Ketiga seksi ini merupakan seksi pamungkas Tol Surabaya-Mojokerto yang totalnya 34 kilometer," kata Presiden saat peresmian Tol Surabaya-Mojokerto, di Surabaya.
"Tol ini dirancang sejak tahun 1994 dan baru sekarang baru bisa teralisasi. Terima kasih Pak Presiden," kata Gubernur Jawa Timur Soekarwo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tol tersebut kini bisa dimanfaatkan pada libur Natal dan Tahun Baru. "Rencananya usai diresmikan, tol akan digratiskan selama sepekan," ucap Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jatim, Gatot Sulistyo Hadi.
Sementara seksi III sepanjang 5 kilometer antara Desa Kemantren-Kecamatan Gedeg hingga Desa Canggu-Kecamatan Jetis. Adapun seksi 1B meneruskan dari Waru sampai Legundi.
“Untuk seksi IA sudah dioperasikan sebelumnya dan secara keseluruhan dari Waru sampai Legundi, Krian telah tuntas,” ucapnya.
Tol Sumo diharapkan bisa membantu mengurai kemacetan jalur dari Surabaya ke arah Mojokerto yang selama ini selalu dikeluhkan pengguna jalan.
"Semoga kepadatan saat hari libur di jalur Surabaya-Mojokerto bisa terurai setelah diresmikan Tol Sumo," ujar Hadi.
Beroperasinya Tol Sumo melengkapi pembangunan tol di Jatim. Saat ini, ruas jalan tol di Jatim yang sedang dibangun adalah ruas Jalan Tol Trans Jawa Mantingan-Kertosono, Porong-Gempol, Gempol-Pasuruan, Pasuruan-Probolinggo, Probolinggo-Banyuwangi, dan Jalan Tol Non Trans Jawa Pandaan-Malang serta Krian Legundi-Bunder-Manyar Gresik.
Jalan Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) seksi IB Sepanjang-WRR (4,3 KM), seksi II WRR-Driyorejo (5,1 Km), dan seksi III Driyorejo-Krian (6,1 Km) pada hari ini. (dik)