Perayaan Natal di JIExpo Kemayoran rencananya digelar 5 Januari 2018 mendatang.
Keputusan itu diambil oleh Anies berdasarkan hasil diskusi bersama sejumlah perwakilan umat kristiani.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pusat konvensi yang berdiri di lahan seluas 44 hektar itu, kata Anies, sudah dipesan lebih dari dua pekan yang lalu untuk menampung ribuan warga yang bakal merayakan Natal.
Anies mengatakan, tugas Pemprov adalah memfasilitasi semua kegiatan agama.
"Makanya saya bilang, 'Sudah gini aja, kita selenggarakan yang bisa memfasilitasi semua'. Bagi yang ingin menggunakan Monas, silakan ajukan izin dan kami akan mengizinkan. Begitu aja," kata Anies.
Lihat juga:PGI Duga Politisasi Perayaan Natal di Monas |
Anies menegaskan bahwa sejak awal pemerintahannya, Monas bisa digunakan untuk kegiatan keagamaan. Hal itu disampaikan dalam Forum Komunikasi Umat Beragama di Balai Kota beberapa waktu lalu.
Pemprov DKI sebelumnya berencana memfasilitasi permintaan perayaan Natal di Monas. Belakangan, rencana tersebut menuai pro-kontra.
Persekutuan Gereja Indonesia meminta umat Kristiani merayakan Natal secara damai dan sederhana. Perayaan Natal di Monas dinilai rentan dipolitiasasi.