Ia mengatakan, pengusaha hanya boleh meminta karyawan menggunakan atribut bernuansa natal, tanpa diikuti ancaman sanksi hingga pemecatan. Pemakaian atribut itu, katanya, harus berdasarkan kesukarelaan.
"Pengusaha, kalau karyawan secara volunteer ingin menggunakan atribut natal dan lain-lain tentu tidak masalah, ini negara demokrasi. Tapi, kalau mengancam dipecat, kalau tidak melakukan ini, itu juga pidana," kata Tito di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Kamis (21/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tito Karnavian. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
"Masyarakat (telah) memberikan monopoli ke penegak hukum untuk lakukan penegakan hukum. Tidak diberikan ke elemen lain, apalagi masyarakat biasa," ujar Tito.
Mengantisipasi sejumlah ormas yang sudah terang-terangan akan melakukan razia mandiri, mantan Kapolda Metro Jaya itu menerangkan, polisi telah melakukan pendekatan dan berdialog dengan sejumlah ormas agar menahan diri.
"Dialog sudah dilakukan supaya mereka tidak melakukan sweeping," katanya.
Operasi Lilin 2017
Tito sebelumnya memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2017 untuk mengamankan perayaan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018. Dalam kegiatan yang berlangsung di Monas ini, sebanyak 2600 pasukan gabungan dari TNI, Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ambil bagian.
Dalam amanatnya, Tito menyampaikan sejumlah atensi kepada anggota yang bertugas dalam Operasi Lilin 2017. Salah satunya, terkait antisipasi terorisme.
Tito mengintruksikan jajaran kepolisian tetap mewaspadai tindak pidana ini, walaupun Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri telah melakukan sejumlah upaya pencegahan.
"Kami berkaca pada pengalamanan, pada 2001 dan tahun-tahun sebelumnya yang terjadi penyerangan di tempat ibadah, kami berharap tidak terjadi lagi," katanya.
Pasukan TNI dan Polri melaksanakan apel giat gelar Pasukan Ops Lilin 2017 di Lapangan Silang Monas untuk pengamanan natal dan tahun baru 2017, Jakarta ( 21/12). (CNN Indonesia/Hesti Rika) |
"Selain fokus amankan arus mudik, operasi ini juga merupakan operasi dalam rangka mewaspadai bencana," ucap Tito.
Kemudian dalam operasi ini, Tito pun meminta jajaran polisi fokus mengawasi stabalitas bahan pangan demi mengantisipasi lonjakan harga terjadi. (kid/djm)
Tito Karnavian. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)