Usai menghadiri upacara peringatan Hari Ibu di Lapangan IRTI Monas, Jakarta Pusat, sekitar pukul 09.00 pagi, dengan mobil pribadinya Anies menuju Stasiun Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Dari stasiun tersebut, Anies berencana naik kereta rel listrik (KRL) menuju Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu, Anies pun berjalan kaki menuju stasiun Kebayoran Lama. Setiba di stasiun, Anies tak langsung ke peron kereta untuk berangkat meninjau langsung penutupan jalan di depan Stasiun Tanah Abang. Ia memilih berkeliling sebentar, lalu mengkritik tak terintegrasinya antara stasiun Kebayoran Lama dan halte Transjakarta.
Anies menilai saat rencana pembuatan halte busway dirancang, harus dipikirkan pula untuk mengintegrasikannya dengan fasilitas transportasi lain yang terdekat.
Dalam hal di Kebayoran Lama adalah antara stasiun dan halte. Itu, sambungnya, akan memberi kemudahan mobilitas penumpang Transjakarta dengan penumpang kereta.
Setelah meninjau stasiun sebentar, Anies dan jajaran staf PT Kereta Commuter Indonesia, PT Transjakarta dan awak media menaiki kereta yang bertujuan akhir di Stasiun Tanah Abang. Anies bermaksud meninjau langsung pelaksanaan mula penataan kawasan Tanah Abang Tahap I yakni penutupan jalan di depan Stasiun Tanah Abang.
Kemarin di Balai Kota DKI Jakarta, Anies menyatakan jalan di depan stasiun tersebut akan ditutup bagi kendaraan lain. Dua ruas jalur dalam jalan tersebut akan digunakan untuk PKL dan pejalan kaki di satu sisi, dan bagi angkutan umum khusus (shuttle) di sisi lainnya.
Pelaksanaan fungsi jalan dan penutupan jalan di depan Stasiun Tanah Abang itu hanya berlaku pukul 08.00-18.00 WIB, dan dimulai pada hari ini. (kid/sur)