Namun, ia tidak menjelaskan secara rinci berat dari tiga klip sabu tersebut.
"(Tio) sudah kami tangkap, yang bersangkutan menggunakan sabu di rumahnya. Kami dapat informasi, kami lakukan penyelidikan, dan kami lakukan penangkapan. Kami temukan tiga klip sabu, tempat bong," kata Argo saat ditemui di sekitar Gerbang Tol Cikarang Utama, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (22/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, semuanya akan disampaikan saat konferensi pers siang ini.
Tio diduga aktif menggunakan narkoba selama beberapa tahun. Tio saat ini masih diperiksa oleh penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.
Direktur Tindak Pindak Narkoba Polda Metro Jaya Komisaris Besar Suwondo Nainggolan juga belum mau mengungkapkan secara rinci seputar penangkapan Tio.
Ia menyatakan, semua akan disampaikan siang nanti. "Nanti jam 14.30 WIB kami jelaskan," ujarnya.
Jeratan kasus penggunaan narkotik bukan pertama kali dialami oleh Tio. Pada era '90-an, Tio sempat terjerat kasus kepemilikan dan penggunaan narkotik.
Berselang beberapa waktu, dalam sebuah acara pemberantasan minuman keras pada Mei 2017 lalu, Tio sempat mengenang ia pernah terjerat narkotik selama 15 tahun.
Kala itu, Tio mengakui bahwa melepaskan diri dari narkoba membuat dirinya kembali merasa lebih ringan, cerah, dan senang dalam menghadapi kehidupan.
Tio juga mengakui bahwa ia menjalani rehabilitasi sejak 2016 lalu. Ia menyebut telah berhasil menghentikan ketertarikan dan keterikatan pada narkotik.