Manajer Pemasaran PT ASDP Ferry Indonesia Cabang Merak, Rudy Mahmudi mengatakan, guna mengantisipasi kepadatan antrean penumpang pejalan kaki maupun kendaraan hingga keluar pelabuhan, pihaknya membuka 18 loket penumpang, delapan loket untuk kendaraan roda dua dan 16 loket untuk kendaraan roda empat atau lebih.
"Untuk penumpang juga ada penjualan tiket online, di (Tol Tangerang-Merak) rest area KM 43. Yang pasti, kami sudah mengantisipasi jumlah kapal, loket dan jumlah parkiran itu sendiri," imbuh Rudy, Jumat (22/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, perihal pembatasan angkutan barang saat libur natal dan tahun baru ini, Rudy mengatakan, masih ada truk yang masuk ke Pelabuhan Merak di Kota Cilegon, Banten, untuk menyeberang ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung.
"Kalau pun ada dan sampai pelabuhan, pasti akan kita sebrangkan," terangnya.
Tak hanya truk yang terus berdatangan, sejumlah bus umum dan pariwisata, kendaraan pribadi, roda dua dan penumpang pejalan kaki terus memadati pelabuhan di ujung barat Pulau Jawa ini.
"Artinya kendaraan itu bisa lancar bagi kendaraan pribadi maupun sepeda motor. Truk [jumlahnya] biasa, [jumlah kendaraan] pribadi dan bus ada peningkatan," jelasnya. (yan/kid)